Kamis, 14 November 2013

Lebih dari Materi


Hari ini saya memulai rutinitas sebagai seorang mahasiswa kembali, setelah minggu lalu berkutat dengan UTS. Dan jadwal untuk hari Kamis adalah Pancasila dan Pengantar  Ilmu Hukum. Ada hal menarik, lebih tepatnya sebuah pelajaran berharga yang saya dapatkan hari ini.

Setelah menempuh waktu yang cukup lama dari ujung dunia rumah ke kampus dan ditambah dengan semakin padatnya jalan Godean, saya dikejutkan karena yang mengajar Pancasila bukan dosen seperti biasanya. Kali ini diajar oleh Mas Irwan, masih lajang dan muda tentunya. Kuliah berjalan membahas tentang susunan Pancasila. Kuliah usai dengan setengah jam tersisa. Kemudian diisi dengan semacam pertanyaan-pertanyaan softskills yang tentunya  di luar materi perkuliahan. Pada intinya kita diajak untuk berpikir out of the box dalam mencerna dan menjalankan suatu hal. Jangan hanya memahami sesuatu dengan mentah-mentah saja. Orang dituntut untuk berpikir sesuatu yang membuatnya terlihat berbeda namun masih dalam jalan yang benar. Dan ditutup dengan sebuah tayangan yang membuat pikiran ini terbuka. Dalam video itu diceritakan ada seorang pengemis tunanetra yang duduk di pinggir jalan dengan tulisan di kardus kurang lebih seperti ini : I'm blind. I need money, please help. Orang-orang yang lewat memberinya sedekah seadanya sampai ada seorang wanita muda berkacamata lewat dan berhenti menghampiri pengemis itu. Kemudian wanita itu terlihat menuliskan sesuatu pada kardus itu, mengganti tulisan yang sebelumnya. Setelah itu banyak orang yang memberi sedekah melimpah kepada si pengemis. Mengapa demikian? Tulisan wanita pada kardus itu yang mengubah segalanya. Ternyata wanita tadi menulis seperti ini : It's a beautiful day. But I can't see it. Kemudian Mas Irwan memberi penjelasan mengapa ia menampilkan video tersebut. Hal yang sama namun berbeda kata-kataya akan sangat berpengaruh untuk dunia ini. Implementasinya, esok hari ketika kita menjadi pihak yang berwenang untuk membuat undang-undang atau peraturan hukum apapun, buatlah dengan kata-kata yang pas. Jangan berbelit-belit dan menggunakan kata-kata yang susah dimengerti. Sehingga masyarakat akan bisa memahaminya dengan baik dan mudah.

Setelah itu pindah ke gedung lain untuk mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum. Sebelah kiri saya ada seorang yang luar biasa, baru saja saya berkenalan dengannya hari ini, namanya Mbak Nandya, kakak angkatan tahun 2009. Dia mengikuti kelas ini untuk menambah pengalaman, karena tinggal mengurus skripsi. Mbak Nandya sangat aktif dalam melakukan penelitian. Saya kagum dengan jalan berpikirnya. Sejak SMP dia sudah terjun langsung dalam kegiatan yang bersifat sosial. Dia aktivis dalam pendampingan anak-anak HIV dan di Jogja ini turut dalam kegiatan yang memperhatikan kaum waria. Mbak Nandya yang mengambil konsentrasi Hukum Internasional ini juga pernah magang di Kementrian Luar Negeri dan ditempatkan sebagai orang yang mengurus persoalan pengungsi (kalau tidak salah sih begitu, agak lupa soalnya hehe). Dia berkata bahwa beruntung bisa magang disana, karena menurutnya keberuntungan itu datang kepada orang yang benar-benar siap. Saya juga sempat bertanya mengapa dia tidak mencoba ikut seleksi Indonesia Mengajar saja? Dia bilang sudah ada keinginan dan banyak teman yang sudah menyarankan, namun untuk saat ini masih banyak terikat penelitian-penelitian (hebat banget bro!). Dan Mbak Nandya juga menambahkan, "Pak Anies sendiri udah memintaku untuk jadi pengajar muda di Indonesia Mengajar hehe". Hei bro, semakin keren saja, diminta langsung sama Pak Anies brooo!!! Selain itu Mbak Nandya juga menekankan pilih dan jalani apa yang kamu senangi, jangan hanya karena ingin ikut-ikut teman.
"Uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang. Aku enggak mengejar uang. Buat apa materi berlimpah tapi nggak berguna buat orang lain? Dengan aku melakukan banyak kegiatan sosial, terjun langsung ke masyarakat, ke daerah konflik, aku bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru, dan aku menemukan kepuasan disitu. Pengalaman berkegiatan sosial itu yang nggak bisa dibeli dengan uang." -Mbak Nandya, Fakultas Hukum UGM 2009.

Selasa, 15 Oktober 2013

Tim LCC :)

Kembali ke masa 2012

Akhirnya realisasi juga! Dari jaman masih kelas 12 pengen nulis tentang tim ini, aku beserta sembilan orang yang luar biasa. Berawal dari tahun 2010 aku bergabung dalam tim LCC 4 pilar berbangsa dan bernegara, terdiri dari Mas Alfon, Mas Afin, Mbak Novin, Mbak Nita, Mbak Niki, Mbak Melinda, Mbak Nisa, aku, Faris, dan Wildan. Tembus sampai tingkat provinsi namun terhenti pada babak penyisihan. And then tahun berikutnya maju lagi dengan tim yang baru. Siapa mereka?

1. Faris Anwar Zain
Dia adalah pemimpin dan juru bicara tim kami. Faris itu pinter! Bidang IPA semua dilibas habis tanpa ampun, sama seperti kalau ada makanan mesti juga dilibas habis sama dia. Banyak makan tapi badan menipu, kurus tinggi terkesan kurang gizi. Mungkin semua zat-zat penting dalam makanan langsung diserap otaknya. Faris itu juga lucu dan humoris, religius pula. Pantas jadi garda terdepan di tim ini. Cepat sekali dalam menghafal materi. Pasal-pasal UUD NRI 1945 dia paham betul. TAP MPR gitu-gitu juga ndewo. Bocahe asik diajak guyon. Tapi kalau lagi serius, beuh mantaplah pokoknya. Terus nih kalo pas latihan soal-soal rebutan, jago mencet tombol dengan cepat. Dan dia kami nobatkan sebagai orang yang membawa keberuntungan dalam tim hehehe. Sewaktu lomba tingkat provinsi dia selalu mengenakan semacam bros keberuntungan berbentuk capung. Emmm...dia dapet bros capung itu dari makanan ringan harga 500-an rupiah.
Kalo dilihat sekilas sih kesannya Faris itu orang yang kalem. Tapi kesan itu berubah setelah negara api menyerang kenal kesehariannya. Kocak, gokil, nggak pemalu, dan yang jelas nggak kalem. Satu hal lagi, dek Azra mengagumi Faris. Dan itu jelas merontokkan hati. Aku dan Wildan sedih, kenapa dek Azra lebih memilih Faris (halah). Berkat kepintarannya dia sukses mendarat di Teknik Elektro UGM. Selamat mas jubir!!!

2. Wildan Aprian Wiharsanto
Jadi di tim ini ada tiga tetua anggota lawas, yaitu aku, Faris, dan Wildan yang periode sebelumnya sudah ikutan LCC. Nah, Wildan ini atlet lhooo, pemain basket gitu. Sangat didukung dengan badannya yang tinggi besar. Dia ini orang yang bisa membangkitkan selera humor, sumber energi buat ketawalah pokoknya. Jokesnya tuh selalu bikin ketawa. Kalo udah latihan di MM, dia pengennya yang mbacain soal-soal biar dia nggak ikutan jawab gitu. Terus dia suka mbuka kaskus atau youtube. Soal materi LCC dia ini master dari pasal-pasal APBN gitu, sama pasal-pasal akhir UUD. Ohiya dia ini juga pinter lho. Hobinya di tim itu mbully Nicul. Mbully disini tentunya buat bercanda aja gitu. Lucu banget kalo pas Wildan sama Nicul bentrok hahaha. Sekarang dia nyaman di IUP Manajemen UGM. Kesimpulannya no Wildan no party.

3. Yulius Agung Kurniawan
Aku anggota lawas yang ketiga. Udah gitu aja ya.

4. Annisa Larasati
Laras! Lugas tegas tuntas. Semasa kelas 11 dia satu kelas sama Faris. Saingan dalam pelajaran. Dia ini juga pinter tenan, prestasi akademiknya saingan terus sama Faris. Laras berhasil masuk tim ini karena......ditunjuk Bu Lis pas wawancara beliau sama Nicul hahaha. Laras kami sebut sie disiplin dalam tim. Dia yang ngoprak-oprak semua anggota biar tertib, disiplin, dan dateng latihan. Tiap hari sms jadwal latihan. Orangnya rajin, cepat beradaptasi dan juga humoris, murah senyum dan tawa. Ingatannya juga sadis banget nih, cepet hafal dan lancar. Laras juga enak diajak ngobrol, jadi tempat curcol juga bisa hahahaha. Pasal tentang MPR jadi makanan rutinnya selama LCC ini. Ada momen menarik, saat itu Bu Lis ngerjain Wildan yang sedang ulang tahun, tapi nggak bilang-bilang dulu ke anak-anak yang lain. Pas itu Laras juga jadi korban sandiwara marah-marahnya Bu Lis, sampai nangis pula hihihi. Karena dia suka itungan, sekarang dia lanjut di Statistika UGM.

5. Annisa Arti Jayanti
Teman-teman yang lain sering memanggilnya Nisul, tapi kami memanggilnya Nicul. Tak kira Nicul ini pendiem, tapi ternyata anaknya rame! Asyik bangetlah. Mukanya bunder gitu, dan dia suka banget sama tokoh kartun Jepang, Doraemon. Dia ini yang sering terlibat baku hantam (halah) sama Wildan. Orangnya kalo bicara lucu gitu deh. Kami pernah ke rumahnya untuk mbuat properti yel-yel. Terus dia pernah bawa kue dan kami memakannya bersama di joglo. Dia juga anak yang rajin lho. Aku juga salut dengan anak ini. Dia rela nggak ikut ujian karate demi LCC ini. Pengorbanan yang menurutku nggak bisa disebut hal sepele. Kecintaannya pada IT mengantarkannya ke Amikom. Kece brooo!

6. Nurdiani Yusnita Sari
Bisa dipanggil Nita atau Unit. Orangnya aktif bangetlah. Jadi PH OSIS dan anak Smadance. Unit kalo ngomong rpm-nya sangar abis, cepet banget gitu. Anak OSN juga lho sewaktu SMA, kece deh. Dia orangnya tegas, syangar deh pokoknya. Pinter ngomong pula. Saking cepetnya kalo pas mbacain soal gitu sampai pada nggak ngeh tadi soalnya apaan hahahaha. Dia juga yang mimpin kalo pas latihan yel-yel dengan berbagai macam gerakan. Dia menjadi penerus orang tuanya yang orang hukum, sekarang satu fakultas denganku di Hukum UGM.

7. Odilia Ratna Mayasari
Kami memanggilnya Odil. Dia adalah sang jawara dalam pelajaran. Beuh pintere yaampun kece biyanget. Dari kelas 10 udah menduduki peringkat 1 paralel. Dia gigih, rajin, disiplin. Pinternya tuh pinter semua mata pelajaran gitu, komplitlah pokoknya. Awalnya dia masih belum percaya diri di LCC, tapi pada akhirnya lancar jaya bro. Odil ini juga anak OSN lhooo, fisika pula. Dinobatkan sebagai orang yang nyembur. Digangguin terus gitu terus wor wor lucu gitu. Sekarang dia belajar di Gizi Kesehatan UGM.

8. Vicia Sacharissa
Namanya unik nih anak, kalo kenalan sering menyebut namanya Chacha. Tapi di LCC kami nyebut dia Vici, manggil secara pendek jadi Cik. Anaknya syangar, bahasa inggris udah jadi makanannya dari dulu. Asyiknya nih, dia juga suka Naruto! Sama Bleach (suka Hitsugaya doang sih). Penggemar Eminem dan FUN.. Ndewo di pasal 10 sampai 15 UUD. Kalo ketawa ngakak khas gitu dan sukanya nabok, dan keras pula naboknya. Tabokan terkeras tuh Wildan yang jadi korban. Dia ini deket sama aku gitu. Dulu pernah request kalo aku nulis tentang ini, disuruh nulis kalo dia cantik, kalem, lemah lembut. Baiklah nih tak sanggupi. Vici itu cantik, kalem, dan lemah lembut. Adeknya Vici canteeeek banget, Azra. Kami (aku, Faris, Wildan) mengidolakan adeknya ini yang notabene masih SD..... Sekarang sedang berjuang di penghujung kelas 12. Semoga sukses ya, aku tunggu di Hukum UGM ya kakak :p

9. Annisa Cahyaningsih
Biasa dipanggil Nicha. Dia nggak mau kalah sama Unit, kalo ngomong ndronjing cepet banget. Bersuara merdu jadi anggota padus, anak teater kertas juga kayak aku. Kalo lagi istirahat pas latihan gitu sering main piano sama Bintang di bagian belakang MM. Suka kartun juga, Conan. Dia juga sregep mbawa laptop. Kalo ada suatu hal yang dia nggak tau, mesti langsung tanya sama yang lain. Selera humornya juga tinggi, pinter pula. Terkadang aku sering debat sama dia tentang hal-hal nggak jelas tapi tak berujung, nggak mau kalah gitu deh dia orangnya hahaha. Kedepannya mau studi apa dan dimana aku juga belum tau, belum tanya.

10. Omar M Bintang
Bintang. Cerdas bro ini anak. Dalam waktu singkat dia bisa hafal materi yang jadi bagiannya. Aku juga bingung entah bagaimana cara kerja otak dan ingatannya. Pinter main piano juga sih. Dia juga suka IT gitu. Satu pasal yang sama denganku, pasal 7B, yang seabrek banyak banget. Orangnya agak kalem sih. Tapi juga nggak kalem-kalem amat. Sama dengan Nicha, aku juga belum tau dia nanti mau melanjutkan studi kemana. Tapi sepertinya mau masuk mana aja ini anak bisa semua deh hahaha.

MM menjadi tempat bersejarah sekaligus saksi bisu dari setiap kenangan yang kami alami selama berjuang di LCC ini. Jujur, aku kangen banget sama suasana dan kebersamaan kita waktu itu. Bersama kalian adalah suatu hal yang luar biasa. Terima kasih atas segala kekonyolan, kebersamaan, keceriaan yang kita buat. 


Senin, 08 Juli 2013

Belajar Bersyukur

Tepat hari ini jam 5 sore tadi hasil SBMPTN diumumkan. Entah kenapa saya juga ikut deg degan. Dan puji Tuhan, saya turut bahagia dan bangga kepada teman-teman karena banyak yang lolos. Tapi lebih dari itu, saya kagum dengan semangat mereka yang terus berjuang untuk meraih mimpi. Kalian benar-benar luar biasa di mata saya. Entah yang sudah lolos atau yang belum, kalian telah berani dan berjuang. Saya merasa hal itu bukanlah sesuatu yang mudah. Tapi inilah realita yang harus kita jalani teman. Ada saat dimana kita diberi kebahagiaan yang begitu luar biasa oleh Tuhan. Namun Tuhan juga memberi kita cobaan. Satu hal yang ingin saya tonjolkan disini, yaitu bersyukur. Apapun itu, kenyataan paling pahit sekalipun, kita harus bersyukur. Sangat berat memang, saya juga pernah mengalaminya sendiri. Tapi percayalah, Gusti mboten sare. Dia sudah mempunyai rencana yang luar biasa untuk hidup kita. Kapan itu waktunya biarlah Dia yang menentukan. Harapan seperti apapun bisa kita panjatkan. Bila saatnya sudah tiba, rencana-Nya itu akan terjadi. Percayalah, pertolongan-Nya itu diwaktu yang tepat. 

Kawan, Gusti sangat sayang kepada kita. Jalan hidup setiap orang berbeda. Jika dalam keadaan terpuruk, matur kaliyan Gusti untuk menguatkan kita. Saat dalam kebahagiaan, jangan biarkan diri kita lupa pada-Nya. Ketika kecil, saya mendapatkan cobaan yang sangat berat, yang mengubah hidup saya. Terpuruk? Jelas. Tapi itulah yang harus dijalani, dan seiring waktu saya menyadari, rencana-Nya sedang berjalan. Kawan, mari belajar untuk bersyukur, atas hidup yang diberikan kepada kita, atas orang tua dan orang-orang yang kita kenal, atas pahit manis kehidupan kita, atas semuanya yang telah Dia beri.

Senin, 17 Juni 2013

Finally...Jekardah

14 Juni 2013

Lomba hari pertama cerdas cermat 4 pilar digelar di gedung UC UGM. Ditemani Faris, Wildan, dan Laras, kami hanya bisa melihat dari bangku penonton. Anggota tim tahun ini adalah Bintang, Vici, Nicha, Dian, Adit, Vika, Gembul, Anggi, Ayu, dan Nisa. Saya rasa kalo membahas penguasaan materi, mereka jauh lebih unggul daripada tim tahun lalu. Apalagi sistem perlombaan tahun ini sangat berbeda, lebih kepada kemampuan individu. Mau tidak mau mereka dituntut untuk hafal dan paham semua materi (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika).

Pada pengundian lomba ternyata mendapat jadwal terakhir, kloter 6. Plusnya mereka bisa mencermati pertanyaan dari kloter 1 sampai 5. Minusnya kondisi fisik menurun. Beruntung kali ini tepat waktu dan nggak molor. Kloter 1 dimenangkan SMAN 1 Wonosari. Kloter 2 sampai 5 dimenangkan oleh sekolah dari Bantul, yaitu SMAN 1 Bambanglipuro, SMKN 1 Bantul, MAN Wonokromo, dan SMAN 2 Bantul. Kloter 6 mempertemukan SMAN 8 Yogyakarta, SMKN 1 Nglipar, dan SMAN 2 Yogyakarta. Dan akhirnya poin 175 mengantarkan Smada masuk babak semifinal.

15 Juni 2013

Sedih. Faris ke Solo. Laras ada acara keluarga. Tapi akhirnya Unit datang (setelah tanggal 14-nya dia nggak dateng gara-gara tertidur). Dan Wildan datang pas babak tematik. Semifinal pertama ( 1 Wonosari vs SMKN 1 Bantul vs 1 Bambanglipuro) dimenangkan oleh SMAN 1 Wononsari. Smada maju di semifinal kedua, dan percaya diri mereka mulai tumbuh. Smada melaju ke babak final dengan poin 194. Satu tim lagi di final adalah SMKN 1 Bantul karena mereka jadi runner up semifinal dengan nilai tertinggi.

Habis semifinal malah pada down. Ada yang takut, ada yang grogi. Tapi saya dan yang lain terus memberi motivasi *halah*. Dan not bad-lah, cukup berhasil. Regu A SMAN 1 Wonosari, regu B Smada, regu C SMKN 1 Bantul. Ketiga regu dapet nilai sempurna di babak tematik, 75. Masuk ke babak satu lawan satu. Jujur saya sempat terkejut. Mereka mendominasi babak ini. Keren banget! Lanjut ke babak yang terakhir, benar salah. Saya sama Wildan sudah mulai deg-degan dewe. Daaaaann.....Kutukan telah berakhir! 197! Smada melaju ke tingkat nasional!!!! Bangga banget sama kalian. Akhirnya kalian bisa membuktikan bahwa perjuangan kalian yang sampe nggak ikut pelajaran, tugas menumpuk, dan harus ikut ujian susulan itu terbayarkan.

Selamat ya, tim. Kalian benar-benar luar biasa, benar-benar hebat. Pokoknya tetep semangat buat maju ke nasional. Kalian udah berjuang sejauh ini, jadi jangan setengah-setengah. Jangan sia-siakan kesempatan sekali seumur hidup ini. Kalianlah yang berhasil mewujudkan asa Bu Lis dan para alumni yang dulu tergabung dalam tim lcc ini. Tetep rendah hati, jangan jadi sombong dan terlena. Persiapkan semuanya dari sekarang. Kami pernah merasakannya, gagal itu sangat menyakitkan. Dan untuk bisa mencapai tujuan kita bersama ini, memang harus mengorbankan banyak hal. Tapi yakinlah semua itu akan terbayarkan.

"Generasi kebanggaan bangsa! Bersatu dan optimis!"

Hari pertama

Delayota vs SMKN 1 Nglipar vs Smada


Amunisi hari pertama (1)

Amunisi hari pertama (2)

Hari kedua

Semifinal




Final






Bareng Pak Eddie Siregar dan teman-teman SMAN 1 Bantul

Bu Lis, pembimbing yang luar biasa

Omar M Bintang, juru bicara


Alumni 4 pilar dari berbagai daerah




They were sangar enough x))


Bertepatan dengan ulang tahunnya Vici. Happy birthday!

Ada dek Azraaaaa!!!! hihi

Kamis, 06 Juni 2013

Show me Your way, God

Praise The Lord!

Ada hal yang ingin saya ralat. Saya merasa masa SMP itu sangat cepat. Tapi ternyata masa SMA lebih cepat. 24 Mei lalu pengumuman kelulusan. Puji Tuhan kami lulus semua. 26 Mei kami diwisuda. Rasanya sangat bahagia, bercampur sedih. Iya, sudah waktunya berpisah dengan keluarga SMAN 2 Yk.

Tanggal yang dinanti berikutnya adalah 27 Mei, pengumuman SNMPTN. Saya berdoa untuk diberikan yang terbaik dan mental yang siap menerima apapun hasilnya. Dan Tuhan benar-benar luar biasa. Saya lolos masuk fakultas hukum UGM. Sangat bersyukur tentunya dan saya merasa Tuhan benar-benar memberi jalan . Ya, mulai dari sinilah saya akan merajut masa depan. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa. Kelak saya akan membuat ibu tersenyum bahagia melihat anak bungsunya ini. Juga bapak. Putramu sekarang sudah lulus, dan sebentar lagi masuk bangku kuliah, Pak :')
Saya akan mulai, dengan jalan ini, dengan cara saya sendiri. Doakan saya.

Kamis, 07 Maret 2013

HBD!

Hari ini Kamis, 7 Maret 2013. Apa artinya? Naruto, One Piece, dan Bleach rilis! Tapi bukan itu yang dimaksud. Hari ini saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Ya, hari ini terasa spesial untuk saya. Genap 18 tahun saya menggoreskan tinta pada kanvas-Nya.

Dimulai semalam pukul 00.00, ucapan selamat pertama datang dari kakak. Esok hari ibuk pun turut memberi selamat dan doa. Teman-teman pun juga mengucapkan selamat kepada saya. Ini hal yang sederhana bukan? Namun sangat bermakna bagi saya. Banyak terucap doa dari orang-orang yang saya kasihi dan mengasihi saya. Semoga Tuhan mendengar dan memberi yang terbaik.

Harapan untuk diri sendiri, ya teruslah teguh dalam ajaran-Nya. Semakin tumbuh dan berkembang dengan baik. Semakin berpikir kritis dan dewasa. Semakin peka terhadap orang-orang di sekeliling. Semakin berusaha untuk membuat orang lain lebih banyak tersenyum dan tertawa. Bisa melanjutkan pendidikan ke institusi yang diinginkan.

Oh iya, saat akan menulis ternyata ada seperti ini : 

Happy birthday, gung!


Jumat, 08 Februari 2013

Mencoba Menulis Kembali

Hai!

Ini telat banget kalau mau ngucapin happy new year. Sama sekali nggak etis lagi kalau saya paksakan, jadinya ya nggak usah aja deh. Benar, ini postingan pertama di 2013. Kemarin-kemarin nggak ada modem di rumah nggak sempet nulisnya.

Well, di 2012 banyak banget pengalaman yang saya dapat. Di sekolah, keluarga, masyarakat, banyaklah. Semakin banyak mengalami permasalahan yang kompleks. Tapi ya hal seperti itulah yang membuat hidup ini nggak monoton. Bisa menjadi pribadi yang lebih cermat, lebih dewasa dalam menyikapi segala problema, dan lebih banyak tawa juga sih. Lha nek kowe terlalu mikir banget-banget malah marai stress.

2013 datang! Masih ingat, menghabiskan malam pergantian tahun 2012 ke 2013 di rumah. Iya, saya nggak kemana-mana, maklumlah jomblo anak rumahan. Ada lagi, pas tanggal 1 januari kan ngenet (di warnet), biasalah nyari film sama klip live konser band-band gitu. Dan saya melakukan hal ceroboh. Kunci motor nggak tak copot. Alias ketinggal, isih neng motor. Cerobohnya lagi, saya menyadarinya pas udah kelar ngenet. Dengan panik terus nanya ke juru parkirnya. Blablablablabla. Oke, ternyata memang ada kunci yang tertinggal di motor. Tapi, kuncinya kebawa sama juru parkir yang sebelumnya, nggak tanggung-tanggung, kebawa pulang meeeeeenn. Njuk aku piye le bali? Blablabla njuk akhirnya bisa, minjem kunci motor orang (lubang kunci motor saya udah owahlah pokoke, jadinya bisa). Yes, bali.